Tuesday, July 15, 2014

Setelah membintangi lebih dari 150 film dalam 40 tahun kariernya di Hollywood,


Jackie Chan memutuskan untuk berhenti. Setidaknya untuk sementara ini ketika ia memasuki kehidupan yang baru sebagai penasihat pemerintah China bidang Pemberantasan Kemiskinan.

Jackie sendiri diperkirakan memiliki kekayaan 85 juta poundsterling atau sekitar Rp1,3 triliun.

Yang menarik, dengan jabatan baru itu JACKIE yang kini berusia 58 tahun berjanji akan memberikan semua uangnya untuk amal ketika ia meninggal.

"Suatu hari saya berharap kita tidak akan memiliki orang miskin di China," katanya seperti dikutip Mirror.co.uk.

Ia menyarankan teman-temannya di Hollywood seperti Chris Tucker, Owen Wilson, dan Will Smith, ikut membantunya mengentaskan kemiskinan.

“Mereka (Tucker, Wilson, dan Smith) bertanya, kenapa kamu lakukan itu? Itu kan seharusnya tugas pemerintah?” kata Jackie. “Tak seharusnyakah masyarakat membantu orang-orang miskin?” ia balik bertanya.

Menurutnya, banyak orang yang mengira tindakannya itu untuk membangun image dirinya di mata publik.

Namun ia lakukan benar-benar karena ucapan terima kasih. Ia sendiri mengaku masa kecilnya mengalami kehidupan yang sulit.

Ia sering mengalami kesulitan saat mau berobat karena tak punya uang. Selain itu ketika pergi ke sekolah ia harus jalan kaki karena ongkosnya lebih baik ia gunakan untuk membeli makanan.

Suatu kali Palang Merah mengunjungi sekolahnya untuk membagikan sikat gigi, susu, dan pakaian.

Ia kemudian memilih jaket tua untuk keperluan sehari-harinya sambil mengucapkan terima kasih pada petugas Palang Merah itu.

Namun petugas itu malah berujar, “Jangan berterima kasih pada saya. Jika kamu benar-benar ingin berterima kasih pada seseorang kamu harus menolong orang lain,” kata petugas itu.

Kata-kata itu, diakui Jackie, sangat melekat di hati dan hingga kini selalu muncul keinginan berterima kasih dengan memberi bantuan pada orang lain...

Mari kita biasakan diri dengan semangat "Tanpa Hari Tanpa Berbuat Kebajikan". 

Kata-kata baik untuk dipahami.....


Kata-kata baik untuk dipahami.....
1. Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya.
2. Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita.
3. Kalau hati kita bersih, tak ada waktu untuk berpikir licik, curang atau iri hati dan dengki sekalipun.
4. Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati.
5. Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri.
6. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya
BE PRESENT (hidup saat ini),
BE AWARE (eling lan waspodo)
as usual,
BE HAppy & always ENJOY AJA 

Wednesday, July 2, 2014

Cara Hindari Godaan Promo Belanja


Belanja memang mengasyikkan, selain membantu mengurangi stress, ia juga bisa memberikan rasa bahagia tersendiri. Tak hanya itu, seseorang juga selalu update dengan perkembangan terkini dari merek favorit mereka. Namun sayangnya hal ini juga bisa berakibat pemborosan. Untuk menghindari godaan membeli hal-hal yang tidak diperlukan atau terjebak promosi, ikuti tips berhemat dari savvysugar berikut ini.

1. Berhenti berlangganan situs diskon.
Saat ini sudah banyak situs diskon, mulai dari diskon-diskon khusus atau penawaran menarik yang ditentukan waktu. Segera klik tombol ‘unsubscribe’ (berhenti berlangganan) yang ada di situs tersebut. Bagaimanapun, godaan akan datang dalam bentuk sekecil apapun. Anda bisa mencegahnya datang dengan memblokir semua pintu masuk tersebut.

2. Jangan berikan alamat e-mail Anda.
Anda pastinya sering diminta nomor e-mail saat menyelesaikan transaksi apapun, mulai dari mendaftar sesuatu, menukar hadiah atau voucher diskon, membuka rekening dan masih banyak lagi. Hal ini adalah awal dimana Anda akan dikirimkan berbagai penawaran spesial dari produk yang bekerjasama dengen pihak terkait. E-mail ini akan membujuk Anda untuk mengunjungi situs ataupun toko mereka.

3. Jangan hiraukan penawaran ‘belanja lebih banyak, lebih murah.’
Banyak toko yang menawarkan harga spesial jika Anda membeli produknya lebih banyak, atau memberikan produk lebih jika Anda membeli lebih, misalnya beli dua dapat tiga. Begitu pula dengan pembelanjaan lebih murah untuk pembelian berikutnya atau kunjungan berikutnya. Jangan terjebak hal ini, belilah sesuai keperluan.Next

4. Online Shop di Facebook.
Penjual yang satu ini memang sedang menjadi tren dalam budaya belanja masyarakat. Dengan harga yang relatif murah dan proses pemesanan yang mudah dan cepat, pembeli sering terjebak membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Saat Anda menekan panel ‘Like’ di facebook, maka otomatis Anda akan menerima mailing list produk-produk yang diupload oleh pemilik online shop tersebut. Tak hanya FB, penawaran juga bisa datang dari twitter.

5. Hentikan datangnya katalog belanja.
Katalog belanja bisa datang darimana saja, mulai dari sebuah merek belanja hingga tagihan kartu kredit atau TV berlangganan. Telponlah pihak pengirim dan minta mereka untuk mengeluarkan Anda dari daftar penerima katalog tersebut. Bagaimanapun, gambar-gambar di katalog yang bagus dan tertata dengan baik ditunjang dengan halaman yang mengilap akan menggoda Anda untuk berbelanja, meskipun tidak memerlukannya.

source : Info Jakarta